Sosok Mbah Kijem memang merupakan salah satu wanita tangguh yang berani meninggalkan segala kemapanan demi kenyamanan
Tentu tidak ada seorang pun di dunia ini yang ingin hidup tanpa tempat tinggal. Bahkan tempat tinggal kerap kali menjadi masalah sebuah keluarga mengalami konflik. Mungkin banyak dari kalian yang masih ingat tentang cerita anak menuntut orang tua hanya karena sebuah rumah. Memang sekarang nampaknya makin banyak orang yang rela melakukan apapun hanya demi mendapatkan rumah. Tapi hal semacam itu sepertinya tidak berlaku bagi sosok Mbah Sakijem.
Nama Mbah Sakijem mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Yogyakarta, khususnya daerah Gunungkidul. Pasalnya nenek yang sudah memasuki usia kepala enam ini dikenal sebagai manusia gua Tebing Laut Selatan. Banyak orang menyebut beliau demikian lantaran simbah lebih memilih hidup di gua selama hampir setengah abad dari pada kembali ke rumahnya berkumpul dengan anak cucu.
Mbah Sakijem hidup di gua untuk menyepi
Pilihan hidup Mbah Sakijem mungkin bisa dibilang unik ya, karena di tengah banyak orang ingin hidup santai dan enak di masa tua nenek tiga cucu ini malah menghabiskan waktunya sendiri di sebuah gua di wilayah Gunungkidul bernama Gua Langse. Nenek yang biasa disapa dengan nama Mbah Kijem ini sudah menjadikan Gua Langse sebagai rumahnya setelah mendapatkan permasalahan hidup yang cukup pelik.
Jalanan menuju gua [image source]Mbah Kijem dulunya diceraikan oleh sang suami saat usia pernikahannya masih seumur jagung. Belum lagi kejadian tersebut terjadi ketika umur simbah masih sangat muda, oleh karena itu kemudian dia memutuskan untuk mengasingkan diri dan menyepi di dalam gua.
Dayak memang merupakan salah satu suku di Indonesia yang terkenal dengan beragam kekuatan mistisnya serta sejarahnya. Bila ditanya suku manakah yang paling kuat dan berpengaruh pasti banyak orang akan menjawab suku Dayak. Saking kuatnya adat istiadat yang dipegang, para gadisnya pun disinyalir memiliki daya magis tersendiri meskipun masih merupakan perdebatan. Satu hal yang lagi-lagi mengejutkan dari sejarah suku asli Kalimantan ini adalah sebuah legenda tentang tradisi memotong kepala atau yang dikenal dengan istilah berkayau. Siapa sangka tradisi ini sempat memunculkan cerita sejarah lain berupa NKADIS NIRUK yang mungkin hanya orang Dayak asli yang mengetahuinya. Dan berikut adalah ulasan tentang NKADIS NIRUK yang dilansir dari berbagai sumber. Tradisi Ngayau dikenal sebelum masuknya orang asing di Kalimantan Suku Dayak saat ini tentunya sangat berbeda dengan dahulu. Sekarang dataran Kalimantan sudah dipenuhi oleh para pendatang yang tinggal dan menetap di sana. Padahal dulu k...
Karena sudah banyak orang-orang yang beralih ke media online, nasib koran saat ini sudah tidak setenar dulu lagi. Meskipun begitu masih banyak orang yang tetap setiap menjadi penikmat berita di media cetak ini. Koran dianggap lebih banyak memuat informasi yang lebih akurat ketimbang media yang lain. Baik lowongan kerja, berita, hingga jual-beli bisa ditemukan di koran. Meskipun begitu ternyata media cetak ini juga sering loh membuat sebuah kesalahan, hasilnya para pembaca dibuat ngakak tidak karuan. Mulai dari salah tulis bahkan iklan-iklan konyol yang ditampilkan di koran. Entah itu memang sebuah kesengajaan atau bukan, namun hal tersebut malah bikin sakit perut para pembaca karena tertawa terus. Tidak percaya? Simak ulasan berikut. Awas gak bisa berhenti ngakak. Karyawan apa coba kerjaan main game? Profesi idaman Lowongan Kerja Gokil [image source] Anggap saja Bullpoint yang hilang itu seharga dua ratus juta, jadi wajarkan kalau di iklankan ...
Komentar
Posting Komentar